Pengertian Pengembangan Diri
Dalam situs wikipedia dijelaskan sbb:
Pengembangan pribadi meliputi segala kegiatan yang meningkatkan kesadaran dan identitas diri, mengembangkan bakat dan potensi, membangun sumber daya manusia dan memfasilitasi kinerja, meningkatkan kualitas hidup dan memberikan kontribusi dalam mewujudkan impian dan cita-cita. Tidak ada batasan terhadap pengembangan diri, konsepnya melibatkan baik kegiatan formal maupun nonformal untuk mengembangkan orang lain dalam peran sebagai guru, pembimbing, konsultan, manajer, coach atau mentor. Ketika pengembangan diri melibatkan institusi, berarti merujuk kepada metode, program, sarana, tekhnik, dan sistem assessment yang mendukung pembangunan manusia pada tingkat individu dalam sebuah organisasi.
Pengembangan pribadi dapat mencakup kegiatan-kegiatan berikut:
meningkatkan kesadaran diri
meningkatkan pengetahuan diri
meningkatkan keterampilan atau mempelajari keterampilan baru
membangun atau memperbaharui identitas/harga diri
mengembangkan kekuatan atau bakat
meningkatkan kesejahteraan[butuh rujukan]
mengidentifikasi atau meningkatkan potensi
membangun kinerja sumber daya manusia
meningkatkan gaya hidup atau kualitas hidup
meningkatkan kesehatan
memenuhi aspirasi
memulai keberaniaan pribadi
mendefinisikan dan melaksanakan rencana pengembangan diri (PDPs)
meningkatkan kemampuan sosial
Pengembangan diri juga bisa termasuk pengembangan orang lain. Hal ini terkait dengan peran sebagai guru atau mentor, ataupun melalui kompetensi perseorangan (semisal keahlian seorang manager dalam mengembangkan potensi karyawan) atau melalui jasa professional (semisal menyediakan training, assessment dan pelatihan).
Di samping meningkatkan diri sendiri dan orang lain, pengembangan diri ditandai sebagai bidang praktik sekaligus bidang penelitian. Sebagai bidang praktik, itu mencakup metode pengembangan diri, program pembelajaran, sistem assessment, sarana dan tekhnik. Sementara sebagai bidang penelitian, tema-tema pengembangan diri secara drastis bermunculan di dalam jurnal-jurnal ilmiah, dalam review-review pendidikan tingkat tinggi, jurnal management dan buku-buku bisnis.
Berbagai bentuk pengembangan―baik ekonomi, politik, biologi, organisasi atau perseorangan―membutuhkan kerangka kerja untuk mengetahui apakah sebuah perubahaan benar-benar terjadi. Dalam kasus pengembangan diri, seorang individu kerap kali bertindak selaku juri apakah terjadi peningkatan atau kemunduran, tapi validasi peningkatan membutuhkan assessment menggunakan kriteria standar. Kerangka kerja pengembangan diri bisa termasuk sasaran atau patokan yang menentukan titik akhir, strategi atau rencana untuk mencapai sasaran, pengukuran dan assessment kemajuan, tahapan-tahapan yang menunjukkan lompatan/kemajuan selama proses pengembangan, dan sistem feedback yang menyediakan informasi atas perubahan.
Sumber: Wikipedia
https://id.wikipedia.org/wiki/Pengembangan_diri
Label: Materi Kuliah


0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda